Jumat, 31 Juli 2015

Pantai Tanjung Papuma Jember Jawa Timur


Menatap Pantai Papuma, pantai indah di pesisir Jember.

Pantai Papuma begitulah pantai ini disebut. Pantai yang berada di bagian pesisir jawa timur ini merupakan pantai eksotis dan sangai menarik bagi traveler dan pecinta bahari dikarenakan indahnya Pantai Papuma di kawasan kabupaten Jember ini. atau lebih tepatnya berada didesa Lojejer, Kec. Wuluhan, Kab. Jember.


Pantai Papuma sanggup menyajikan pemandangan yang begitu menawan sekaligus juga memberikan nuansa yang menenangkan bagi siapapun yang menggunjunginya sehingga sangat cocok bagi anda yang ingin berlibur untuk melepaskan kepenatan akibat rutinitas sehari hari.
Di sepanjang garis pantai dari Pantai Papuma ini tersaji hamparan pemandangan indah dari pasir putih yang masih bersih dari sampah.

Sehingga dapat memungkinkan dijadikan tempat berjemur bagi para wisatawan asing yang datang ke Pantai Papuma ini. Selain mampu menyajikan keindahan alam yang begitu eksotik. Pantai ini juga terdapat berbagai ragam jenis fauna seperti Biawak, burung-burung dengan ragam jenisnya, Babi Hutan, Ayam hutan, Rusa, Landak dan juga Trenggiling.


★ Sejarah pantai ini.

Disaat pertama kali Perhutani membuka lokasi wisata Pantai Papuma ini, perhutani memberikan nama malika untuk pantai ini. Sehingga pantai ini disebut dengan nama pasir putih malika namun lama kelamaan nama itu menjadi disingkat menjadi PaPuMa.

Kini justru pantai ini populer dengan nama Pantai Papuma. Namun tak cuma itu, Pantai Papuma juga memiliki nama lain yaitu Pantai Tanjung Papuma hal ini dikarenakan posisi Pantai Papuma ini terletak menjorok ke arah laut sehingga miirip dengan tanjung. Sedangkan nama Papuma ini sendiri berasal dari kepanjangan nama asli pantai ini yaitu Pasir Putih Malika.




★ Keunikan Pantai Papuma.

◇Pantai Papuma juga mempunyai tujuh buah batu karang dengan ukuran yang sangat besar sehingga berbentuk menyerupai pulau. Dan Pulau karang ini juga memiliki namanya sendiri-sendiri seperti Pulau Krisna, Pulau BataraGuru, Pulau Narada, Pulau Kajang dan Pulau Nusa Barong. Dan juga ada pulau yang diberi nama pulau kodok dikarenakan bentuknya yang menyerupai Kodok.

◇Pantai Papuma memiliki Hamparan pasir putih pantai di sepanjang garis pantai serta juga terdapat banyak batu karang membuat pantai tampak lebih indah.

◇Selain itu, sebelum memasuki Pantai Papuma kita akan memasuki sebuah hutan yang berisi tananam pohon jadi yang bernama pantai maliki. Di hutan ini masih tersimpan berbagai jenis flora maupun fauna khas dari Indonesia. Namun bagi para wisatawan tak perlu khawatir saat melewati hutan ini dikarenakan didalam hutan ini sudah terdapat jalur khusus bagi para wisatawan.

◇Dikarenakan tempatnya yang begitu menawan untuk dilihat maka sangat sayang jika saat anda berada di Pantai Papuma tidak berfoto sebagai kenang kenangan, di Pantai Papuma ini tidak spot foto khusus dikarenakan disetiap sisi dan sudut pantai cocok dan memiiki pemandangan yang indah dan sangat menarik untuk anda abadikan.

◇ Banyak perahu perahu nelayan yang berlabuh berjejeran menghiasi pantai berpasir putih ini dikarena ombak laut di Pantai Papuma ini cukup tenang sehingga banyak nelayan yang "memarkirkan" perahunya di pantai ini. Jika anda ingin makan ikan yang diolah dari hasil tangkapan nelayan maka anda dapat membeli ikan dari para nelayan yang biasanya pulang dari berlaut pada sekitaran pukul 11.00 sampai pukul 13.00 WIB dengan membawa hasil tangkapan.

Nah saat itulah anda sudah bisa membeli hasil tangkapan mereka untuk anda bakar di pinggir pantai bersama sama dengan keluarga, pacar maupun teman. Nah kalau anda tidak ingin repot maka ada cara yang lebih praktis yaitu Anda dapat membawa ikan yang telah anda beli tersebut ke warung yang berada disekitaran area pantai untuk dimasakkan, dan nanti Anda hanya tinggal memberikan upah bagi pemilik warung sebagai biaya masak.


★ Akses

Anda bisa mengakses kawasan wisata ini dengan cara melalui kota Surabaya. Dari Surabaya, Anda bisa langsung berangkat menuju ke kabupaten Jember. Jika anda menggunakan pesawat maka hanya akan membutuhkan waktu sekitar 45 menit perjalanan karena jarak antara kota Surabaya dengan kabupaten Jember sekitar 150 km dari kota Surabaya.

Nah setelah itu anda harus menempuh perjalanan ke desa Lojejer yang berjarak 45 km dari jantung kabupaten Jember atau kurang lebih membutuhkan waktu perjalanan sekitar 45 menit. Kondisi jalan cukup baik dan akan ada banyak papan papan sebagai petunjuk arah yang akan menuntun anda ke lokasi Pantai Papuma. Anda bisa menempuhnya baik dengan kendaraan sewa maupun kendaraan pribadi.


★ Biaya tiket masuk

Harga Tiket masuk ke lokasi wisata Pantai Papuma ini hanya sekitar Rp 14.000 per orang (harga sewaktu waktu bisa berubah).


★ Fasilitas penunjang

Di pantai ini telah tersedia beberapa fasilitas penunjang bagi anda yang ingin menikmati suasana Pantai Papuma lebih lama, seperti :
◇ Mushola.
◇ Toilet.
◇ Warung makan.
◇ Tempat bermain anak.
◇ Bumi perkemahan.
Anda bisa akan bisa menikmati indahnya matahari terbenam di Pantai Papuma ditambah suara deburan ombak yang sangat sayang anda tinggalkan.

◇ Terdapat beberapa buah tempat penginapan dengan berbagai fasilitasnya yang juga dapat Anda temukan di kawasan sekitaran Pantai Papuma ini. Biaya menginap di penginapan di wisata ini cukup bervariatif mulai harga Rp 70.000 sampai harga Rp 100.000 untuk satu kamar tanpa AC (namun terdapat fasilitas kamar mandi dalam, single bed, dan TV)..

Dengan berbagai fasilitas da keindahan Pantai Papuma sudah barang tentu anda akan rugi jika tak mengunjungi destinasi wisata ini.

Semoga bermanfaat
Dan semoga liburan anda menyenangkan.

Senin, 27 Juli 2015

Goa Gong, Goa terindah di Asia tenggara

goa gong goa terindah di asia tenggara
Goa gong

Pacitan- kota kelahiran presiden keenam Indonesia ( Susilo Bambang Yudhoyono ) ini memiliki alam yang begitu indah, yang telah diakui dunia sebagai goa terindah di asia tenggara. letaknya yang berada dikawasan pegunungan membuat tempat ini berhawa dingin sejuk. Pada umumnya diwilayah pegunungan akan terdapat sebuah goa, begitupun dengan kota pacitan juga memiliki goa yang indah, tapi Pacitan memiliki Goa yang unik yaitu Goa Gong, namanya cukup aneh bukan tapi itulah nama sebuah Goa indah yang berada di kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur atau lebih tepatnya berada didesa Bomo, dikecamatan punung.keunikkan Goa gong ini apabila anda memukulnya akan terdengar bunyi mirip suara alat musik tradisional yaitu gong. Bunyi Gong dari Goa inilah yang sekiranya menjadi daya tarik bagi para pelancong dari segala penjuru mata angin untuk datang mengunjungi tempat ini untuk berwisata.

Nama Goa Gong ini sendiri merupakan sebutan dari warga sekitar dan para wisatawan untuk menamai sebuah Goa yang didalamnya terdapat stalakpit dan stalakmit yang berasal dari tetesan air yang bereaksi dengan kapur yang apabila dipukul akan menimbulkan bunyi seperti bunyi gong. Goa gong ini sendiri memiliki panjang kedalaman sejauh sekitar 300 m. Asal mula ditemukannya Goa ini adalah dahulunya ditemukan oleh warga sekitar saat sedang mencari sumber air. Mungkin orang yang tak sengaja menemukan Goa Gong ini tak akan pernah mengira akan menemukan Goa indah bak surga tersembunyi di saat sedang mencari sumber air.
Keunikan lain dari Goa Gong ini adalah adanya beberapa warga yang menyanyi sambil memainkan alat musik dengan memanfaatkan stalakpit dan stalakmit di Goa Gong ini sebagai penghasil suara Gong, namun anda tak perlu takut jika tindakan  ini akan merusak keindahan Goa Gong ini, karena orang orang tersebut telah terlatih dan berpengalaman sehingga dapat memperkirakan kerasnya pukulan ke stalakpit dan stalakmit agar tidak terjadi kerusakan.
Dan sekarang Goa Gong ini jauh lebih indah dari pada saat pertama kali ditemukan dikarenakan dalam Goa Gong telah dipasang lampu berwarna warni sehingga menambah keindahan Stalakpit dan stalakmit yang terdapat di Goa Gong, lampu lampu ini sekaligus mengusir kesan gelap yang biasanya terdapat di goa goa lain meskipun tak begitu terang namun cukup untul menerangi jalan anda saat berjalan menyusuri Goa sepanjang 300 meter ini.

Jika anda sedang ingin berwisata atau sedang berada di sekitar kabupaten Pacitan maka sebaiknya mengunjungi Goa yang indah nan unik ini. Adapun biaya yang harus anda keluarkan sebagai Biaya masuk ke Goa Gong ini hanyalah Rp.3000,00.- saja.

Letak Goa Gong ini memiliki jarak 140 km sebelah selatan kota solo atau juga berjarak sebelah barat daya sejauh 30 km dari pacitan.
Rute wisata ini melalui beberapa desa di kecamatan Donorojo dan Punung, yaitu Desa sendang di Kecamatan Donorojo juga Desa kalak Desa Bomo, Desa Piton.

Akses Jalan.

Setelah dilakukan perbaikan pada jalan yang digunakan sebagai jalur menuju obyek wisata di Goa Gong dan Pantai Klayar akhirnya sudah selesai tergarap. Tentu dengan selesainya pelebaran jalan ini akan membuat akses jalan menuju ke kedua obyek wisata tersebut semakin mudah.

Selain itu juga terdapat perbaikkan pada jalan setapak yang dijadikan jalur perjalanan menuju Goa Gong di Pacitan sehingga para pengunjung tidak akan mengalami kesulitan didalam perjalanan yang akan melewati perbukitan.


Sabtu, 04 Juli 2015

Gunung Bromo, Tempat Terbaik Menyaksikan Sunrise Di Jawa Timur

Foto Wallpaper Gunung Bromo

Siapa yang belum mengenal Gunung Bromo?, tentunya sudah banyak yang mengenalnya bukan?, apalagi tempat wisata ini sudah sangat terkenal dikalangan pendaki gunung sampai para pelancong, dari wisatawan lokal sampai manca negara.

Gunung Bromo panorama alam yang begitu eksotik dengan hamparan pasir membentang, berhawa dingin dan sejuk  dan di puncak Gunung Bromo anda akan bisa menikmati keindahan sinar matahari terbenam (sunset) diwaktu petang maupun sinar matahari saat terbit (sunrise).

Dan keindahan sunset dan sunrise di puncak Gunung Bromo merupakan salah satu  yang terbaik di Indonesia.

 Dengan hal hal itu menjadikan Gunung Bromo menjadi banyak digemari oleh para wisatawan.Gunung Bromo adalah salah satu bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, mempunyai ketinggian 2.392 meter dpl.

Gunung ini adalah gunung api yang masih  aktif, Gunung Bromo dikelilingi oleh lautan pasir seluas 10 km2. Letak Gunung Bromo ini  berada 4 wilayah administratif  di Provinsi Jawa Timur , yakni Kabupaten Malang Kabupaten Lumajang, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga :

Bromo sebagai Gunung Suci


Foto Wallpaper Gunung Bromo

Bagi Suku Tengger, Gunung Brahma (Bromo) diyakini merupakan gunung suci. Dan setahun sekali masyarakat adat suku Tengger menggelar upacara Yadnya Kasada atau Kasodo.

Upacara ini bertempat di sebuah pura yang berada di bawah kaki Gunung Bromo utara dan dilanjutkan ke puncak Gunung Bromo.

Upacara diselenggarakan disetiap waktu bulan purnama (pada tanggal 14 atau 15)  di bulan Kasodo (kesepuluh) berdasarkan perhitungan penanggalan Jawa yang dimulai  pada saat tengah malam sampai pagi dini hari.

Legenda Masyarakat Mengenai Gunung Bromo

 Berdasarkan legenda menjelaskan mengenai asal usul masyarakat Suku Tengger. Dahulu kala saat Raja Brawijaya dari Majapahit memimpin di pulau Jawa.

Raja Brawijaya memiliki seseorang anak perempuan bernama Rara Anteng yang menikah dengan seorang pria keturunan Brahmana yaitu Joko Seger.

Saat terjadi kerusuhan dan kekacauan di pulau Jawa, banyak rakyat  yang  setia kepada ajaran agama Hindu melarikan diri ke pulau Bali.

Dan ada juga mengasingkan diri dari dunia luar dan memilih untuk bermukim pada sebuah wilayah dataran tinggi di kaki Gunung Bromo, dibawah pimpinan Roro Anteng dan Joko Seger.

Maka dari itu mereka disebut suku Tengger, Nama suku Tengger merupakan kependekan dari rara anTENG dan seGER. Menikmati Matahari Terbit

Salah satu daya tarik yang memikat pengunjung untuk datang ke Gunung Bromo merupakan menikmati pemandangan matahari terbit dari puncak Gunung.

Sinar sang surya yang mulai menampakkan dirinya diufuk timur  dengan cahaya merah jingga yang sangat menawan yang bergerak perlahan-lahan hingga tampak bola setengah lingkaran yang berwarna  merah menyala.

Hingga terakhir hari mulai terang. Dan itulah saat saat paling mengagumkan dari karya Allah Yang Maha Esa yang sangat di gemari pengunjung di Gunung Bromo ini.

Baca Juga :
Anda juga bisa memilih untuk melakukan berbagai kegiatan kegiatan lainnya seperti mengelilingi hamparan lautan pasir di gunung bromo.

Dan kegiatan mengelilingi hamparan lautan pasir di Gunung Bromo ini bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu:

1. Dengan berkuda.

Kegiatan berkuda di Gunung Bromo sangat menyenangkan, anda akan diajak mengendarai kuda mengelilingi padang lautan pasir yang membentang luas.

2. Menaiki Jeep

Jika Anda tidak menyukai kegiatan berkuda, maka ada alternatif lain yaitu anda bisa menghubungi pihak Paguyuban Jeep Bromo atau anda juga bisa menemui mereka di dekat pintu masuk Taman Nasional Bromo Tengger Semeru untuk bisa menyewa jeep .



 Akses Menuju Lokasi

Untuk dapat mencapai lokasi wisata Gunung Bromo. Maka anda dapat melalui berbagai jalur yang sesuai dengan kebutuhan anda, jalur jalur tersebut adalah sebagai berikut :

1. Jalur dari Pasuruan lalu ke Warung Dowo kemudian ke arah  Tosari setelah itu ke arah  Wonokitri dan terakhir ke arah  Gunung Bromo,  dengan jarak perjalanan mencapai kurang lebih 71 km

2. Dari  jalur Malang lalu ke arah Tumpang kemudian ke arah Gubuk Klakah setelah itu ke arah gunung bromo.



PEMANDANGAN "SUN RISE" DI GUNUNG BROMO

Foto Wallpaper Gunung Bromo



Siapa yang belum mengenal Gunung Bromo?, tentunya sudah banyak yang mengenalnya bukan?, apalagi tempat wisata ini sudah sangat terkenal dikalangan pendaki gunung sampai para pelancong, dari wisatawan lokal sampai manca negara.

Gunung Bromo panorama alam yang begitu eksotik dengan hamparan pasir membentang, berhawa dingin dan sejuk  dan di puncak Gunung Bromo anda akan bisa menikmati keindahan sinar matahari terbenam (sunset) diwaktu petang maupun sinar matahari saat terbit (sunrise).

Dan keindahan sunset dan sunrise di puncak Gunung Bromo merupakan salah satu  yang terbaik di Indonesia.

 Dengan hal hal itu menjadikan Gunung Bromo menjadi banyak digemari oleh para wisatawan.Gunung Bromo adalah salah satu bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, mempunyai ketinggian 2.392 meter dpl.

Gunung ini adalah gunung api yang masih  aktif, Gunung Bromo dikelilingi oleh lautan pasir seluas 10 km2. Letak Gunung Bromo ini  berada 4 wilayah administratif  di Provinsi Jawa Timur , yakni Kabupaten Malang Kabupaten Lumajang, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Pasuruan.

Bromo sebagai Gunung Suci

Bagi Suku Tengger, Gunung Brahma (Bromo) diyakini merupakan gunung suci. Dan setahun sekali masyarakat adat suku Tengger menggelar upacara Yadnya Kasada atau Kasodo.

Upacara ini bertempat di sebuah pura yang berada di bawah kaki Gunung Bromo utara dan dilanjutkan ke puncak Gunung Bromo.

Upacara diselenggarakan disetiap waktu bulan purnama (pada tanggal 14 atau 15)  di bulan Kasodo (kesepuluh) berdasarkan perhitungan penanggalan Jawa yang dimulai  pada saat tengah malam sampai pagi dini hari.

Legenda Masyarakat Mengenai Gunung BromoBromo

 Berdasarkan legenda menjelaskan mengenai asal usul masyarakat Suku Tengger. Dahulu kala saat Raja Brawijaya dari Majapahit memimpin di pulau Jawa.

Raja Brawijaya memiliki seseorang anak perempuan bernama Rara Anteng yang menikah dengan seorang pria keturunan Brahmana yaitu Joko Seger.

Saat terjadi kerusuhan dan kekacauan di pulau Jawa, banyak rakyat  yang  setia kepada ajaran agama Hindu melarikan diri ke pulau Bali.

Dan ada juga mengasingkan diri dari dunia luar dan memilih untuk bermukim pada sebuah wilayah dataran tinggi di kaki Gunung Bromo, dibawah pimpinan Roro Anteng dan Joko Seger.

Maka dari itu mereka disebut suku Tengger, Nama suku Tengger merupakan kependekan dari rara anTENG dan seGER. Menikmati Matahari Terbit

Salah satu daya tarik yang memikat pengunjung untuk datang ke Gunung Bromo merupakan menikmati pemandangan matahari terbit dari puncak Gunung.

Sinar sang surya yang mulai menampakkan dirinya diufuk timur  dengan cahaya merah jingga yang sangat menawan yang bergerak perlahan-lahan hingga tampak bola setengah lingkaran yang berwarna  merah menyala.

Hingga terakhir hari mulai terang. Dan itulah saat saat paling mengagumkan dari karya Allah Yang Maha Esa yang sangat di gemari pengunjung di Gunung Bromo ini.

Anda juga bisa memilih untuk melakukan berbagai kegiatan kegiatan lainnya seperti mengelilingi hamparan lautan pasir di gunung bromo.

Dan kegiatan mengelilingi hamparan lautan pasir di Gunung Bromo ini bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu:

1. Dengan berkuda.

Kegiatan berkuda di Gunung Bromo sangat menyenangkan, anda akan diajak mengendarai kuda mengelilingi padang lautan pasir yang membentang luas.

2. Menaiki Jeep

Jika Anda tidak menyukai kegiatan berkuda, maka ada alternatif lain yaitu anda bisa menghubungi pihak Paguyuban Jeep Bromo atau anda juga bisa menemui mereka di dekat pintu masuk Taman Nasional Bromo Tengger Semeru untuk bisa menyewa jeep .



 Akses Menuju Lokasi

Untuk dapat mencapai lokasi wisata Gunung Bromo. Maka anda dapat melalui berbagai jalur yang sesuai dengan kebutuhan anda, jalur jalur tersebut adalah sebagai berikut :

1. Jalur dari Pasuruan lalu ke Warung Dowo kemudian ke arah  Tosari setelah itu ke arah  Wonokitri dan terakhir ke arah  Gunung Bromo,  dengan jarak perjalanan mencapai kurang lebih 71 km

2. Dari  jalur Malang lalu ke arah Tumpang kemudian ke arah Gubuk Klakah setelah itu ke arah gunung bromo.