Kamis, 25 Februari 2016

Gunung Tambora Dengan Puncak Kaldera Terluas Di Indonesia

Gunung tambora, Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak beberapa gunung, dan trip wisata kali ini admin akan membagikan pengalaman tentang pendakian gunung  yang memiliki kaldera terluas yaitu gunung tambora dan pendakian gunung merupakan salah satu ajang wisata yang sampai sekarang masih tetap di gemari selain untuk mendekatkan diri dengan alam pendakian gunung mengajarkan kita untuk tetap selalu bersyukur kepada Sang Maha Kuasa. Pendakian gunung kali ini kami lakukan di gunung tambora yang keberadaannya terletak di dalam lingkup dua Kabupaten yaitu Kabupaten Dompu dan Bima Nusa Tenggara Barat dengan ketinggian gunung sekitar 2851 mdpl. Gunung tambora merupakan salah satu gunung yang memiliki kawah terbesar di indonesia dengan diameter kawah yang yang berukuran kurang lebih sekitar 6 km dan keliling kawah sekitar 16 km serta kedalaman yang mencapai 800 meter. Dan dengan ciri khas tersebut gunung tambora menjadi primadona para pendaki gunung yang memiliki pesona kawahnya yang memukau. Sejarah gunung tambora terjadi saat letusan hebat gunung berapi ini terjadi pada april tahun 1815 yang menyebakan gunung tambora memiliki ukuran kaldera yang sangat besar yang awal mula gunung ini mempunyai ketinggian sekitar 4.000 mdpl menjadi 2851 mdpl. Letusan dasyat ini menyebakan banyak korban jiwa tidak kurang dari 71.000 orang meninggal dunia. Kita bisa membayangkan sungguh dasyatnya letusan gunung ini sampai sampai dari ketinggian 4.000 berkurang menjadi 2.851 mdpl. Dan kembali pada pokok pembahasan pendakian untuk jalur pendakian gunung tambora banyak para pendaki melewati jalur resmi yaitu di desa pancasila. Berikut saya jabarkan untuk jalur pendakian via desa pancasila.

Rute Pendakian Via Desa Pancasila

Desa pancasila merupakan adalah jalur resmi untuk para pendaki menuju puncak kaldera di gunung tambora dari sini para pendaki akan melewati beberapa pos pendakian seperti :
  • Pos I
Gunung Tambora Dengan Puncak Kaldera Terluas Di Indonesia  
Gunung Tambora
Untuk menuju pos I start awal kita mulai dari desa pancasila waktu yang ditempuh sekitar kurang lebih empat jam perjalanan. Di saat perjalanan kita melewati beberapa perkebunan kopi penduduk sampai menuju pintu rimba / hutan dengan dikelilingi pohon pohon besar yang berada di samping kiri dan kanan, setelah itu barulah pendakian sampai berada di tingkat pertama atau di pos I dengan terdapat sebuah sumber air yang di salurkan menuju desa selanjutnya.



  • Pos II
Setelah berhenti sejenak dan melihat suasana di pos I perjalanan saya lanjutkan untuk menuju pos II pendakian gunung tambora suasana jalur menuju pos II ini kita melewati jalur bekas aliran sungai dengan di selimuti oleh hutan lebat. Waktu yang ditempuh untuk menuju pos II kurang lebih sekitar satu jam perjalanan. Dengan perpaduan suara suara burung yang sedang berkicau membuat perjalanan ini tidak terasa melelahkan. Dan akhirnya tak terasa perjalanan kami pun sampai di pos II. Suasana di pos II pun ternyata hampir sama dengan di pos I dengan keberadaan sumber air yang berupa sungai yang berada di lima meter di bawah shelter.
  • Pos III
Dengan penuh semangat kami pun melanjutkan perjalanan untuk menuju pos berikutnya yaitu di pos III pendakian gunung tambora. Untuk menuju pos III waktu yang ditempuh sekitar kurang lebih tiga jam perjalanan. Dari sini jalur yang kita lalui sudah lebih sulit daripada jalur sebelumnya dengan rute yang menanjak dan berliku dan banyak tumbuhan atau pepohonan yang besar tumbang menutupi jalan dengan ini kita harus hati hati dan otomatis mengeluarkan tenaga ekstra untuk melewati jalur ini. Setelah dengan susah payah akhirnya tiba juga di Pos III dan kami pun beristirahat dan bermalam untuk mengumpulkan tenaga melanjutkan perjalanan di keesokan harinya. Di pos III ini merupakan tempat camp para pendaki dengan area lahan datar dan terdapat pula sumber air yang bisa di pakai untuk konsumsi para pendaki.
  • Pos IV
Perjalananan selanjutnya kita akan menuju ke pos IV pendakian gunung tambora. Perjalanan ini kami tempuh pada saat dini hari kurang lebih pada waktu 03.00 WITA. Dini hari merupakan waktu yang tepat untuk melihat suasana sunrise yang berada di puncak gunung. Waktu yang di tempuh dari pos III menuju pos IV kurang lebih sekitar tiga puluh menit oleh sebab itu kami pun secepatnya bergegas agar sampai di pos IV. 
  • Bibir Kawah
Setelah perjalanan sampai pada pos IV kami pun langsung tancap dan melanjutkan perjalanan kembali untuk menuju bibir kawah gunung tambora, lama perjalanan kurang lebih sekitar dua jam, Sesaat di perjalanan vegetasi pepohonan pepohonan mulai berkurang dan kita pun sampai pada batas vegetasi yang sudah terlihat banyak di tumbuhi oleh tanaman semak dan indahnya bunga edelwis. Dari sini kita akan tertantang lahi dengan kondisi jalur yang berpasir dan menanjak hingga sampai mendekati di area bibir kawah dan dari sini barulah jalur kembali berubah menjadi landai. Setibanya di bibir kawah dari sini view yang di tampilkan sangat menarik dan luar biasa indahnya namun tujuan kami tidak berada di sini tujuan kami adalah puncak gunung tambora.

  • Puncak
Dari bibir kawah kami pun langsung bergegas untuk menuju sebuah bukit, bukit inilah yang merupakan puncak dari gunung tambora dengan berjalan hanya tiga puluh menit kami pun akhirnya sampai pada titik 2851 mdpl. Dari puncak sini view yang terlihat sangat indah dengan beberapa pegunungan yang telihat seperti gunung rinjani pulau satonda dan hamparan lautan yang terlihat dari kejauhan, sedangkan jika kita melihat di posisi bawah akan tampak juga sebuah kawah yang bernama doro afi toi yang memiliki telaga indah yang berwarna hijau. Serta tak ketinggalan sunrise yang sangat indah untuk di abadikan dalam sebuah momen wisata pendakian kami. 

Akses

Jika kalian akan melakukan pendakian gunung tambora dengan jalur desa pancasila kita bisa menggunakan angkutan umum untuk menuju ke terminal dompu setiba di terminal dompu kita lanjutkan untuk menaiki bus umum yang akan menuju ke desa pancasila. Selama perjalanan kita dimanjakan dengan pemandangan padang sabana yang selalu menemani dan terlihat sangat luas dari penglihatan mata.

Tips Pendakian

sedikit tips yang saya bagikan kepada kalian pada saat akan melakukan pendakian gunung :
  1. Usahakan saat melakukan pendakian pada saat musim kemarau antara bulan juli sampai agustus.
  2. Bawalah peralatan pendakian terutama P3k untuk berjaga jaga
  3. Mendakilah dengan rute yang sudah di tentukan / melewati jalur resmi
  4. Jangan lupa membawa jaket dan pakaian tebal 
  5. Usahakan saat pendakian ajaklah orang yang sudah berpengalaman atau minimal yang sudah tahu tentang situasi gunung tersebut.
  6. Lakukan pendakian dengan tim setidaknya 3 orang 
  7. Saat melakukan pendakian janganlah merusak ataupun meninggalkan sesuatu di gunung kecuali jejak.
Demikian artikel mengenai pendakian gunung tambora dengan kaldera terluasnya terima kasih.