Gunung tambora, Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak beberapa gunung, dan trip wisata kali ini admin akan membagikan pengalaman tentang pendakian gunung yang memiliki kaldera terluas yaitu gunung tambora dan pendakian gunung merupakan salah satu ajang wisata yang sampai sekarang masih tetap di gemari selain untuk mendekatkan diri dengan alam pendakian gunung mengajarkan kita untuk tetap selalu bersyukur kepada Sang Maha Kuasa. Pendakian gunung kali ini kami lakukan di gunung tambora yang keberadaannya terletak di dalam lingkup dua Kabupaten yaitu Kabupaten Dompu dan Bima Nusa Tenggara Barat dengan ketinggian gunung sekitar 2851 mdpl. Gunung tambora merupakan salah satu gunung yang memiliki kawah terbesar di indonesia dengan diameter kawah yang yang berukuran kurang lebih sekitar 6 km dan keliling kawah sekitar 16 km serta kedalaman yang mencapai 800 meter. Dan dengan ciri khas tersebut gunung tambora menjadi primadona para pendaki gunung yang memiliki pesona kawahnya yang memukau. Sejarah gunung tambora terjadi saat letusan hebat gunung berapi ini terjadi pada april tahun 1815 yang menyebakan gunung tambora memiliki ukuran kaldera yang sangat besar yang awal mula gunung ini mempunyai ketinggian sekitar 4.000 mdpl menjadi 2851 mdpl. Letusan dasyat ini menyebakan banyak korban jiwa tidak kurang dari 71.000 orang meninggal dunia. Kita bisa membayangkan sungguh dasyatnya letusan gunung ini sampai sampai dari ketinggian 4.000 berkurang menjadi 2.851 mdpl. Dan kembali pada pokok pembahasan pendakian untuk jalur pendakian gunung tambora banyak para pendaki melewati jalur resmi yaitu di desa pancasila. Berikut saya jabarkan untuk jalur pendakian via desa pancasila.
Rute Pendakian Via Desa Pancasila
Desa pancasila merupakan adalah jalur resmi untuk para pendaki menuju puncak kaldera di gunung tambora dari sini para pendaki akan melewati beberapa pos pendakian seperti :
- Pos I
|
| Gunung Tambora |
- Pos II
- Pos III
- Pos IV
- Bibir Kawah
- Puncak
Dari bibir kawah kami pun langsung bergegas untuk menuju sebuah bukit, bukit inilah yang merupakan puncak dari gunung tambora dengan berjalan hanya tiga puluh menit kami pun akhirnya sampai pada titik 2851 mdpl. Dari puncak sini view yang terlihat sangat indah dengan beberapa pegunungan yang telihat seperti gunung rinjani pulau satonda dan hamparan lautan yang terlihat dari kejauhan, sedangkan jika kita melihat di posisi bawah akan tampak juga sebuah kawah yang bernama doro afi toi yang memiliki telaga indah yang berwarna hijau. Serta tak ketinggalan sunrise yang sangat indah untuk di abadikan dalam sebuah momen wisata pendakian kami.
Akses
Jika kalian akan melakukan pendakian gunung tambora dengan jalur desa pancasila kita bisa menggunakan angkutan umum untuk menuju ke terminal dompu setiba di terminal dompu kita lanjutkan untuk menaiki bus umum yang akan menuju ke desa pancasila. Selama perjalanan kita dimanjakan dengan pemandangan padang sabana yang selalu menemani dan terlihat sangat luas dari penglihatan mata.
Tips Pendakian
sedikit tips yang saya bagikan kepada kalian pada saat akan melakukan pendakian gunung :
- Usahakan saat melakukan pendakian pada saat musim kemarau antara bulan juli sampai agustus.
- Bawalah peralatan pendakian terutama P3k untuk berjaga jaga
- Mendakilah dengan rute yang sudah di tentukan / melewati jalur resmi
- Jangan lupa membawa jaket dan pakaian tebal
- Usahakan saat pendakian ajaklah orang yang sudah berpengalaman atau minimal yang sudah tahu tentang situasi gunung tersebut.
- Lakukan pendakian dengan tim setidaknya 3 orang
- Saat melakukan pendakian janganlah merusak ataupun meninggalkan sesuatu di gunung kecuali jejak.
