Gunung kelud, Indonesia merupakan sebuah negara yang dikelilingi pegunungan yang berstatus aktif maupun sudah tidak aktif sehingga negara Indonesia memiliki tanah yang sangat subur dan makmur untuk di garap oleh masyarakat Indonesia. Pada kali ini jelajah wisata nusantara akan membahas sebuah tema tentang pendakian gunung kelud menurut pengalaman yang sudah admin lakukan pada waktu itu. Sebelum saya membahas hal tersebut alangkah baik kita flashback sejenak untuk mengenal historikal gunung kelud. Gunung kelud merupakan sebuah gunung aktif yang terletak di Propinsi Jawa Timur dan tepatnya membatasi dua Kabupaten yaitu Kabupaten Kediri dan Kabupaten Blitar. Gunung api ini berjenis strato dengan danau kawah, untuk ketinggian gunung kelud sendiri sekitar 1.791 mdpl dengan danau kawah yang mempunyai ketinggian sekitar 113,9 mdpl. Sejarah letusan terdahsyat gunung kelud terjadi sebanyak dua kali yang pertama terjadi pada tahun 1815 yang mengakibatkan banyaknya korban jiwa sebanyak kurang lebih 10.000 ribu jiwa dan letusan kedua terjadi pada tahun 1919 yang menelan korban jiwa sebanyak 5.160 orang. Pada tanggal 31 agustus tahun 1951 gunung kelud kembali meletus namun letusan kali ini tidak banyak memakan korban seperti tahun 1815 dan 1919 korban letusan pada tahun 1951 diperkirakan sebanyak 7 orang meskipun begitu dampak dari letusan tahun 1951 adalah mengakibatkan kerusakan hebat dan hujan abu yang melanda dua propinsi yaitu Propinsi Jawa Timur dan Propinsi Jawa Tengah. Letusan terakhir gunung kelud terjadi pada tahun 2014 lalu, walaupun tidak menimbulkan korban jiwa dampak dari letusan tahun 2014 kemarin menyebakan kerusakan material di daerah Propinsi Jawa Timur terutama di Kabupaten Kediri, dan Hujan abu yang menyebar di Propinsi Jawa Tengah hingga Daerah Istimewa Yogyakarta. Itulah sejarah letusan gunung kelud yang saya ketahui dan kembali ke pokok pembahasan tentang pendakian gunung kelud untuk mengawali trip pendakian jalur untuk menuju gunung ke puncak gunung kelud saya ambil dari Desa Tulungrejo untuk rute menuju Desa Tulungrejo dimulai dari Kota Blitar dilanjutkan kembali menuju Wlingi kemudian berjalan ke utara untuk menuju Desa Semen, setelah sampai di Desa Semen kalian akan menemukan sebuah pertigaan dari sini kita belok kiri untuk menuju Desa Tulungrejo, setelah sampai pada sebuah gapura Desa Tulungrejo kita jalan lurus untuk menuju ke sebuah rumah terakhir yang merupakan basecamp untuk pendakian gunung kelud dan disini pula kalian akan memarkirkan kendaraan kalian dan melakukan tracking pendakian.
Rute Pendakian Gunung Kelud
Setelah sampai pada basecamp saya beristirahat sebentar untuk melakukan breafing sambil mengenal jalur atau rute - rute pendakian bersama rombongan selain itu kami juga mengecek perlengkapan - perlengkapan yang sudah kami bawa dari rumah. Untuk mengawali pendakian start pertama adalah dari basecamp yang ada di Desa tulungrejo menuju ke pos I pendakian gunung kelud, untuk rute jalurnya sebagai berikut :
Basecamp - Pos I
Untuk menuju pos I pendakian perjalanan dimulai dari basecamp, dari sini rute yang kita lalui merupakan jalur beraspal hingga sampai menuju ke sebuah hutan pinus setelah sampai pada hutan pinus perjalanan dilanjutkan dan menyusuri sebuah pohon - pohon besar yang berlumut serta semak - semak yang akan menemani selama perjalanan menuju pos I yang mempunyai rute atau jalan yang cukup menanjak, dan akhirnya tak terasa saya dan rombongan tibalah sampai di pos I pendakian gunung kelud, pada pos I ini merupakan bangunan semi permanen yang beratapkan asbes.
Pos I - Pos II
Setelah sampai pada pos I perjalanan dilanjutkan kembali untuk menuju ke pos berikutnya yaitu pos II pendakian dari sini jalur yang kita lalui merupakan jalur tanjakan dan licin untuk itu di harapkan kepada para pendaki agar hati - hati saat melalui jalur ini. Setelah menyusuri jalur yang lumayan ekstrim tersebut selanjutnya kalian akan menemukan sebuah vegetasi yang berupa pohon pinus, pohon - pohon besar yang berlumut, dari sini kita sudah mendekati dengan tujuan selanjutnya yaitu pos II pendakian. Setelah sampai pada pos II pendakian kawasan ini merupakan sebuah tanah yang lumayan datar sehingga bisa bagi kalian yang akan mendirikan tenda di pos II gunung kelud ini. Namun perjalanan kami tidak berhenti disini kami pun sepakat untuk melanjutkan ke pos berikutnya yaitu menuju pos III.
Pos II - Pos III
|
| Kubah Larva Gunung Kelud |
Pos III - Puncak Gunung kelud
Setelah puas mengambil gambar - gambar di pos III gunung kelud perjalanan dilanjutkan kembali untuk menuju ke puncak dari sini jalur yang kita lalui merupakan jalur ekstrim yang harus sangat hati - hati saat melewatinya. Jalur yang kita lalui seperti ilalang, jalur pasir, batuan labil yang mudah longsor jika kita pijak dan di samping kiri dan kanan kita adalah jurang. Setelah melewati rute tersebut tibalah kami sampai di puncak gunung kelud yang merupakan bibir kawah yang cukup luas.
Tips Pendakian :
Jika kalian yang berniat untuk melakukan pendakian terutama di gunung kelud sedikit tips yang akan saya bagikan untuk kalian semua :
- Perhatikan cuaca usahakan untuk melakukan tracking ke gunung pada saat cuaca bagus.
- Cek perlengkapan pendakian sebelum berangkat.
- Bawalah perbekalan secukupnya jangan sampai memberatkan beban kalian.
- Bawalah P3K untuk berjaga - jaga.
- Usahakan mendaki bersama rombongan .
- Jangan merusak alam.
- Ikuti semua aturan yang sudah ditetapkan.
- Ajaklah orang yang sudah berpengalaman dan mengetahui jalur pendakian.
Sekian informasi tentang pendakian gunung kelud jawa timur semoga bermanfaat untuk kalian yang mempunyai hobi pendakian gunung terima kasih.
