Mengenal Cikal Bakal Kota Surakarta Melalui Museum Keraton Surakarta Hadiningrat, Halo salam sejahtera sahabat wisata sekalian, berwisata memang satu hal yang sangat positif untuk dilakukan selain untuk merefresh otak serta menikmati keindahan alam dan menambah wawasan kita. Salah satunya seperti yang admin lakukan dengan berwisata ke Museum Keraton Surakarta Hadiningrat, selain berwisata admin juga ingin mengetahui sejarah dan peninggalan - peninggalan yang terdapat didalamnya. Dan jika para traveller sedang berkunjung di Kota Surakarta tidak ada salahnya untuk menyempatkan waktu untuk berkunjung ke tempat wisata sejarah dan budaya tersebut. Museum keraton Solo merupakan tonggak sejarah yang tak bisa kita lupakan begitu saja karena darisinilah cikal bakal Kota Surakarta ini bermula. Pada saat admin datang kesini admin berintuisi seolah - olah pikiran admin dibawa ke pada masa kebesaran dan kejayaan kerajaan mataram yang pada saat itu terjadi sebuah perjanjian yang dinamakan perjanjian giyanti yang memisahkan antara Surakarta dan Yogyakarta maka dari itu antara keraton yogyakarta dan keraton surakarta hampir memiliki banyak kesamaan. Yang membedakan antara keraton surakarta dan keraton yogyakarta adalah julukan dari pemegang tahtanya yaitu Sri Sultan Hamengkubuwono dan Pakubuwono. Didalam Museum keraton Surakarta ini kita bisa melihat banyak sekali peninggalan sejarah berbagai benda peninggalan kerajaan besar Mataram. Dan pada saat kalian akan memasuki museum tersebut kalian diwajibkan untuk memakai celana panjang dan bersepatu namun jika kalian hanya memakai celana pendek kalian akan dipinjami sebuah kain bermotif batik yang dibelitkan dari pinggang hingga ujung kaki dan jika memakai sandal akan diwajibkan untuk melepas sandal tersebut dan memasuki Museum keraton Surakarta tanpa alas kaki.
Peninggalan Benda Sejarah
|
| Museum Keraton Surakarta |
Museum Keraton Surakarta ini berada di dalam kawasan Keraton Surakarta yang memiliki tiga belas ruangan secara keseluruhan maka dari itu kita bisa puas untuk mengelilingi kedalam ruangan - ruangan tersebut. Pada setiap ruangan museum ini menyimpan beberapa koleksi peninggalan tersendiri seperti pada ruangan pertama yang berupa pajangan foto - foto raja yang pernah berkuasa di daerah surakarta dan juga terdapat koleksi peninggalan kursi Pakubuwono ke IV serta lemari yang berukir. Setelah puas melihat - lihat ruangan pertama admin pun beranjak menuju ruangan kedua, pada ruangan ini terdapat beberapa kolekasi seperti arca - arca budha dan arca batu peninggalan masa zaman purbakala. Disiini pun admin berusaha untuk mengambil beberapa foto sebagai kenang - kenangan. Lanjut ke ruang berikutnya yaitu ruang ke tiga yang menyimpan sebuah patung kuda yang menggambarkan tentang kendaraan untuk pasukan keraton pada masa tempo dulu, patung kuda tersebut terbuat dari kayu yang dihiasi dengan pakaian lengkap. Berjalan menuju ruang selanjutnya yang merupakan ruang keempat yang menyimpan koleksi diorama - diorama pada masa Raja Pakubuwono ke IV setelah itu menuju ruang kelima dimana ruangan tersebut menyimpan koleksi kesenian khas jawa seperti wayang kulit, gamelan atau klenengan dan jaran kepang. Ruang keenam Museum Keraton Surakarta menyimpan beberapa koleksi berbagai macam topeng. Beranjak menuju ruangan ke tujuh didalam sini terdapat berbagai alat upacara yang sering dipakai oleh masyrakat dan anggota Keraton Surakarta. Beranjak ke ruang selanjutnya yang merupakan ruang kedelapan didalam Museum keraton Surakarta terdapat beberapa alat angkut tradisional seperti tandu, kremun, jolen dan gawangan yang memiliki fungsi masing -masing. Selanjutnya adalah ruangan ke sembilan disebut juga dengan ruang kereta baja yang menyimpan sejumlah kereta baja seperti kereta kyai garuda, kereta kyai garuda putra dan kereta kyai morosebo. Beralih menuju ruangan ke sepuluh terdapat diorama yang menggambarkan tentang pertemuan antara Pakubuwono ke VI dengan Pangeran Diponegoro pada saat masa perang jawa. Ruang ke sebelas merupakan sebuah ruang senjata disini kalian akan melihat berbagai senjata pada waktu itu seperti bedil, pedang,keris, perisai dan pelana kuda. Masuk ke ruang ke dua belas admin melihat sebuah patung yang dinamakan patung rojomolo yang menggambarkan tentang penguasa laut, sedikit bergeser dari patung tersebut terdapat beberapa maket rumah adat jawa. Dan ruangan terakhir Museum Keraton Surakarta ini menyimpan berbagai alat perlengkapan rumah seperti keramik porselen tempo dulu dan juga alat untuk menanak nasi, sungguh petualangan seru yang admin rasakan darisini saya bangga negara kita menyimpan berbagai macam unsur budaya yang diwariskan dari leluhur kita maka dari itu kita generasi muda wajib untuk menjaga dan melestarikan peninggalan sejarah dan budayanya .
Tiket Masuk
Untuk memasuki kawasan Keraton Surakarta dan Museum keraton Surakarta kalian hanya mengeluarkan uang sebesar 10. 000 rupiah dengan harga ekonomis tersebut kalian akan dapat beberapa pengetahuan tentang sejarah Kota Surakarta. Untuk jam kunjungan sendiri dibuka pada pukul 09.00 - 14.00 WIB pada hari senin - kamis dan hari sabtu - minggu di buka pada pukul 09.00 - 15.00 WIB.
Lokasi
Museum Keraton Surakarta ini berada di pusat kota solo Kelurahan Baluwarti Kecamatan Pasar Kliwon untuk menuju kesini admin memulai perjalanan dari arah kota semarang, boyolali setelah sampai pada pertigaan sukoharjo lurus saja untuk menuju Kota Surakarta setelah itu admin sampai di Jl, Slamet riyadi dari sini kita lurus sampai ujung dan menemukan pasar kliwon. Setelah sampai pasar kliwon kita akan melihat sebuah gerbang besar untuk memasuki wilayah Keraton Surakarta.
FasilitasBeberapa fasilitas yang terdapat pada Museum Keraton Surakarta adalah :- Kalian bisa menyewa jasa pemandu untuk mengelilingi dan mempelajari beberapa peninggalan yang terdapat didalam kawasan keraton ataupun museum.
- Tempat parkir yang sudah disediakan.
- Banyak sekali penjual pernak pernik diluar wilayah Keraton Surakarta dan jika ingin berbelanja terdapat pasar pasar tradisional seperti pasar kliwon ataupun pasar klewer.
Sekian dulu cerita perjalanan admin untuk mengunjungi Museum Keraton Surakarta Hadiningrat semoga bisa bermanfaat dan menjadi tujuan wisata kalian. Untuk itu mari promosikan wisata museum yang ada di nusantara agar kita tidak melupakan sejarah - sejarah masa lalu negeri kita sendiri terima kasih.